Selasa, 31 Maret 2015

penderitaan kasmir

"SORGA DUNIA" begitulah orang orang India menyebut daerah Jamu dan Kasmir. Terletak di jantung Asia Tengah dengan iklim yang sejuk dan terkenal dengan ketinggian gunungnya.Berbatasan dengan Cina, Afghonistan,India serta Pakistan. Kasmir dengan ibu kota Srinagar dimanjakan oleh tiga sungai, Sind,Jalim dan Jabab, sehingga taman dan perkebunan tumbuh sangat subur. Danau danau indah yang mengelilingi Kasmir menjadi daya tarik yang tersendiri.Letaknya yang merupakan Jalur Sutra yang menghubungkan Cina dengan Pakistan memberikan nilai tambah yang cukup besar.Apalagi dengan sungai Sind yang merupakan sumber air yang vital bagi Pakistan sehingga Kasmir menjadi kunci yang sangat menentukan bagi kemakmuran Pakistan. Dengan jumlah penduduk 12 juta jiwa terdiri dari 85 % Muslim,15 % Sikh dan Budha menempati 252.000 Kilo Meter Persegi, Kasmir dibagi dua daerah. 240.000 Kilo Meter Persegi dijajah oleh India dan 12.000 Kilo Meter Persegi bergabung dengan Pakistan.

Islam pertama kali masuk Kasmir dibawa oleh seorang da'i asal Turkistan "Balbal Syah" pada abad delapan Hijriah, karena kesungguhannyalah penguasa Kasmir "Rangan Syah" masuk Islam dan berganti nama dengan "Shodruddien" lalu diikuti oleh penduduk Kasmir dengan memeluk agama yang hanif ini. Selama kurang lebih tujuh abad Kedamaian Islam memeluk Kasmir.Hingga akhirnya bencanapun datang. Pada tahun 1819 M orang orang Sikh memporak porandakan Kasmir, penyiksaan tekanan dan ancaman menjadi santapan sehari hari bagi Muslim Kasmir hingga tahun 1846 M.Entah berapa ribu manusia yang menjadi korban kebiadaban tentara sikh. Setelah Orang orang Sikh Mundur kemudian datang lah Inggris membuat bencana yang lebih keji.Belum pula setahun Inggris menguasai Jamu dan Kasmir, Dua daerah kantong Muslimin ini dijualnya kepada Maha Raj Hindus Golan Sih dengan harga 7.500.000 Rupe.Perjanjian ini dinamakan perjanjian Armistas, sebuah perjanjian yang belum pernah terjadi dalam catatan sejarah, sebuah negri dijual dengan segala isinya baik manusia, hewan ataupun tumbuhannya.Bagaimana bisa terjadi?tanah yang bukan miliknya dijual kepada orang lain yang juga tidak berhak. Permainan kotor orang orang Ingris inilah yang menjadi benih penghancuran umat Islam Kasmir pada hari hari selanjutnya. Bukankah menjadi ma'lum adanya,bahwasanya Inggris tak akan meninggalkan jajahannya kecuali setelah menanam bom waktu yang akan meletus kelak. Entah dengan perbatasan yang dibuat buat, menyebar sukuisme atau bahkan dengan hal hal yang sama sekali tidak masuk akal seperti yang dilakukannya di Kasmir. Kejadian semacam ini terjadi juga di Palestina, Somalia, perbatasan Kuweit dan Iraq.

Ketika parlemen Inggris memberikan kemerdekaan pada India pada bulan Agustus1947, dengan nas perjanjian bahwa daerah yang merupakan kantong Muslimin bergabung dengan Pakistan dan daerah yang penduduknya beragama Hindu dan Sikh bergabung dengan India, maka meletuslah persengkataan Kasmir. Pada deadline yang ditentukan yaitu pada tanggal 15 Agustus 1947 setiap wilayah harus sudah mengumumkan kenegara mana dia hendak bergabung, Maha Raj Hindus yang membeli Kasmir menyebar makar busuk. Bahwasanya Maha Raj telah membicarakan penggabungan rakyat Kasmir yang?muslim ke Pakistan dengan perjanjian pelucutan senjata yang dimiliki oleh polisi atau tentara Kasmir yang Muslim.Setelah pelucutan senjata, budak budak syetanpun menebar kematian. Dengan dalih melucuti senjata penduduk, tentara pemerintahan Maharaj Hindus mengadakan pemeriksaan dari rumah kerumah ,ancaman penjara dan hukum mati bagi yang menolak menyebabkan 270.000 Umat Islam meninggal dunia. Beban sedikit berkurang ketika tiba pertolongan dari Pakistan untuk menyelamatkan saudaranya yang Muslim dan berhasil membebaskan sebagian wilayah Kasmir. Maha Raj Hindus takut pada akibat yang akan dideritanya, maka dikirimlah surat kepada Lord Montbatin penguasa India saat itu bahwasanya wilayah Jamu beniat untuk bergabung dengan India dan memohon India agar mengirim tentaranya guna membantu menghadapi pemberontakan oang orang Islam. "Hari Hitam", demikian orang Kasmir menyebut hari kedatangan tentara India pada tanggal 27 Oktober 1947. Saat itu juga neraka dunia mulai digelar di Kasmir.Dan lembaran hitam mulai dibuka.

Pada bulan Januari 1948 PBB turun tangan guna menengahi konflik yang berkelanjutan antara Pakistan dan India.Gencatan senjatapun digelar. Kedua belah pihak sama sama bersedia untuk menaati peraturan peraturan yang akan ditetapkan oleh PBB. Peraturan demi peraturanpun turun, pada tanggal 13 Agustus 1948, kemudian dilengkapi dengan peraturan tgl 5 Januari 1949. Yang intinya berputar pada masalah genjatan senjata dan pembebasan rakyat Kasmir un?tuk memilih kewarganegaraan secara demokratis dan tanpa dicampuri oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Akan tetapi seperti biasanya perjanjian hanyalah selembar kertas tanpa arti.India yang tidak ingin menyelesaikan masalah dengan damai dan merasa bahwa Kasmir adalah bagian darinya yang tidak mungkin dilepas, berkali kali menolak perjanjian damai yang disodorrkan oleh PBB. Pada tahun 1958 Frank Graham wakil Dewan Keamanan PBB meminta agar masing masing pihak menaati peraturan yang dirancang oleh PBB yang sebagian berupa, Pengumuman perdamaian, menghormati perjanjian pelucutan senjata yang telah disepakati kemaren dan pertemuan antar kepala negara dari kedua belah pihak. Pakistan menerima akan tetapi India menolak.

Setelah pengumuman mentri dalam negri India tanggal 1 januari 1965 bahwa Kasmir adalah bagian India yang tidak bisa dipisah, bayang bayang peperangan mulai tampak. Tanggal 5 Agustus 1965 perang itu benar benar terjadi.Selama 17 hari Pakistan dan India lempar - lemparan peluru, lalu dihentikan oleh PBB. Perjanjian Taskent di gelar, atas prakarsa Soviet dua kepala negara Muhammad Ayub Khan dan Lal Bahadur Sastri bertemu di Taskent Uzbezkistan pada tanggal 4 September 1965. Dan hasilnya, lagi lagi adalah sebuah perang pada tahun 1971.Pada bulan Juli 1972, Dzul Fikar Ali Butho bertemu dengan Indira Gandhi untuk menandatangani perjanjian Syamla.Tapi perjanjian ini hanya menghasilkan kalimat - kalimat rumit yang semakin membuat ricuh suasana, karena India?mempunyai penafsiran yang berbeda dan menyeleweng jauh dari tujuan perjanjian semula.

Sementara itu, Kasmir masih tetap merana.Perang demi perang yang menghancurkan negeri serta pembantaian dan penyiksaan yang dilakukan oleh orang orang Sikh terus berjalan, seirama dengan masalah yang berkepanjangan tanpa ujung pangkal.Pemerkosaan dan pemandulan putra putri Kasmir menjadi menu sehari hari. Daftar panjang kekejian itu tak akan mungkin habis bila dilaporkan. Saksi saksi hidup yang sekarang masih berada di Kasmir menjadi bukti nyata akan hal itu semua. Pembakaran hidup hidup 2200 anak sekolah pada wilayah Kabwaroh, 69.000 tahanan yang kini mendiami penjara penjara militer, pengusiran 25 ribu penduduk Kasmir, pemerkosaan terhadap 3575 Muslimah secara masal meninggal akibat pemerkosaan itu sebanyak 110 Muslimah dan 30 Muslimah lainnya diceburkan kesungai, Pembunuhan di Masjid Hadrot Bal, dan masih puluhan, bahkan ratusan korban - korban lain yang hingga sekarang masih terus berjatuhan. Sejak 49 tahun dari hari hari awal pencaplokan wilayah Kasmir hingga sekarang, India tidak henti hentinya menggunakan cara cara yang keji diluar batas kemanusiaan, sebagai bukti nyata akan hal itu adalah beradanya 600.000 tentara India yang berada di Kasmir mengusir orang orang tua,anak - anak, serta perempuan.Demikian pernyataan Sholahuddien pemimpim umum Hizb Al Mujahidin Bukankah, adalah sebuah hak bagi penduduk negeri untuk membela dan dan mempertahankan kemuliannya yang diinjak injak orang lain ? Hewan hewan telah mengajarkan kepada kita tentang hal ini. Walaupun lemah, akan tetapi perlawanan tidak poleh pupus.

Revolusi jihadpun dimulai.Pada bulan Januari 1990.Partai Pertahanan Islam Kasmir dibentuk dengan dikepalai oleh Ali Jaelani.Akan tetapi perjuangan ini tidak berusia lama.Dengan dalih mengacau keamanan dan melanggar Undang Undang Ali Jaelani dan para pengikutnya ditangkap dan disiksa di penjara. Setengah tahun setelah Revolusi Jihad, Partai Pembebasan Kasmir dibentuk pada tangga l 7 Juni 1990, dengan tujuan untuk memberitahukan kepada dunia tentang keadaan Kasmir yang sesungguhnya. Usaha ini bisa memberi andil.Hingga qodhiyah Kasmir menjadi gunjingan di konfrensi tanggal 13 Januari 1991 di Washington.Ancaman Bon (Jerman) untuk menghentikan bantuan terhadap India bila tak menghentikan siksaan terhadap rakyat Kasmir.Serta berhasil memangkas bantuan Amerika sebanyak 23 juta dolar. Serta tekanan politik lain yang dilancarkan baik oleh negara - negara Asia ataupun Eropa. Mu'tamar mu'tamar Islampun digelar guna membahas masalah Kasmir.Mu'tamar Menteri Luar Negri yang diadakan di Cairo pada bulan Agustus 1990 membahas masalah ini.Tampaknya kemenangan politik benar benar berpihak kepada Kasmir.

Dibagian lain, para mujahidin Kasmir semakin meningkatkan aksinya. Korban korban berjatuhan dipihak India. Pada tahun 1996 saja tentara India yang mati mecapai 3127 diantara korban tersebut 48 yang telah berpangkat tinggi, 1376 terluka serta terbunuhnya 284 mata mata. Demikian menurut Sholahuddien Rois 'am Hizb Al Mujahidin. Kegalauan orang orang India semakin nampak, Perintah Mentri dalam negri India Indrajit Gobta untuk memperbanyak jumlah tentara yang dikirimkan kewilayah Jamu dan Kasmir, menjadi bukti nyata akan hal itu. " Hampir setiap hari tentara yang mati hingga 10 - 15 orang " Demikian kata salah seorang perwira India yang bertugas di Kasmir. "Ada lebih 500 orang haluan keras yang setiap hari bergerak secara aktif ", tambahnya. Berbagai cara digunakan untuk mengetahui persembunyian kaum Mujahidin, baik dengan penyiksaan penduduk atau dengan iming iming hadiah bagi yang mau memberitahukan persembunyian itu. Tapi semuanya mental. Berbagai fitnah dilontarkan oleh orang orang India guna mencemarkan nama baik Mujahidin dimata dunia, antara lain kematian para turis asing diwilayah Qoron. Akan tetapi kematian turis asing yang penuh misteri ini akhirnya malah berbalik kepada tentara India sendiri.

Dan seperti biasanya pula, para Mujahidin Kasmir kembali menyandang sebutan teroris, seperti halnya Al Jazair, Pakistan dan Palestin.Sebutan sebutan yang memerahkan telinga seperti ini digunakan pula oleh India guna memojokkan Pakistan dimata dunia, tampaknya India pura - pura lupa dengan segala kejadian keji di Kasmir.Dan konyolnya dunia selalu mempercayainya. Seperti apa yang dikatakan oleh Duta Besar Amerika untuk Pakistan, Jhon Mango, bahwasanya dia bisa membuktikan bila negara Pakistan adalah negara teroris dalam jangka waktu dua hari, karena dia menuduh Pakistan bekerja sama dengan Mujahidin Kasmir dan katanya lagi dia telah mengumpulkan bukti bukti tentang hal itu. Perkataan ini dikomentari olef Prof. Alifuddin, penanggung jawab majalah Kasmir Al Muslimah, " Seandainya teroris dimata dunia adalah tidak berpegang teguh pada perjanjian PBB dan menolak segala putusan yang diberikan olehnya atau membunuh orang orang yang tak berdosa atau memenjarakannya kemudian menyiksanya serta merampas hak kepemilikannya, siapakah yang berhak menyandang gelar teroris. India atau Pakistan."Pertikaian yang berkelanjutan antara India dan Pakistan dalam masalah Kasmir menjadikan perlombaan senjata antara kedua belah pihak selalu menjadi sorotan negara negara adi daya.Tapi tampaknya hanya Pakistan yang harus menerima tekanan. Ketika India menembakkan dua buah roketnya dan membunuh 18 kaum Muslimin Pakistan yang sedang sholat Jum'at serta melukai 20 orang yang lainnya di perbatasan Pakistan atau sekitar 300 Km dari Islamabad, laporan APP (Associted Press of Pakistan) ini hanya dianggap angin lalu. 

Kerjasama militer antara India dan Israel baru baru ini guna memperbaiki serta melengkapi pesawat perang dan tank serta pembelian kapal selam dari Israel, juga pembelian 50 pesawat perang Rusia, semakin menjadikan panas suasana. Laporan PENTAGON yang ditulis dalam Washington Post bahwa India telah memperjauh daya jangkau Roketnya "Braisfi" di Punjab hingga berkemampuan serang lebih dari yang diperbolehkan oleh PBB, memacu Pakistan guna memperbaiki persenjataannya. Roket dari jenis "HTF" buatan Cina berhasil ditambah daya jangkaunya hingga kota - kota besar di India. 

Akan tetapi Kasmir tetap Kasmir selalu merana dan terlupa, seperti apa yang disampaikan oleh Syabir Syah salah seorang pemimipin Kasmir, " Kelihatannya masalah masalah Kasmir tampak baik disisi luar, akan tetapi kenyataannya suasana semakin buruk , pada waktu tak satupun perduli dengan apa kehendak rakyat Kasmir. Tidak berarti, dengan berhentinya pembicaraan tentang Kasmir di Konfrensi konfrensi dunia berarti krisis telah usai.Angkatan bersenjata India hingga saat ini masih terus melakukan pembunuhan, dan disana masih banyak orang orang yang mati dalam ruang tahanan, dan anak anak kami yang dipenjarakan tanpa pengadilan terlebih dahulu.Telah mati ribuan, dan keadaan di Kasmir belum berubah dari daerah perselisihan antara India dan Pakistan, kecuali bila kedua belah pihak mau mendengar kehendak rakyat Kasmir sendiri. "

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...